Mengenal Error Pada Javascript

Error mungkin sering sekali teman temukan saat develop aplikasi. Dengan error pula teman bisa menghandle bagaimana agar error tersebut tidak muncul. Namun, programmer kadang sudah males duluan kalo ketemu error :D.

Setiap bahasa pemrograman memiliki error default yang terjadi saat aturan-aturan kode tidak benar. Error default itu error bawaan bahasa pemrograman yang berfungsi memberikan informasi kesalahan pada programmer. Bayangkan apabila kode yang kamu buat, nge-blank hitam / putih ataupun keluar secara tiba-tiba tanpa memberikan informasi kesalahan / error. Pasti lebih susah cari bug-nya.

Sebagai programmer web, javascript jadi mainan sehari-hari. Mainan ini tidak selamanya lancar, error kadang suka muncul menyapa. Menyapa tanpa mengenal si error seperti mengenal orang lain yang hanya sebatas kalo lagi butuh doank, kalo gak butuh gak kenal lama. Jadi, sekarang mari kita kenal lebih soal error di javascript.

“Kenal tapi tak sayang”, itu si error banget 😀

Berikut adalah tipe error default javascript yang ada :

  1. EvalError
    Error tipe ini muncul jika terdapat kesalahan soal kode function bawaan javascript yaitu EVAL. Error ini akan muncul jika terdapat kesalahan saat parsing dengan function eval
  2. RangeError
    Error tipe ini muncul kalau teman-teman memasukan data lebih dari aturan yang sudah ditentukan. Misalnya, saat teman menetapkan kalau array itu panjangnya hanya 5, namun kondisi lain isi array lebih dari 5 maka error ini akan muncul. Beberapa fungsi seperti toPrecision pun akan melemparkan error jika aturan fungsi toPrecision tidak sesuai.
  3. ReferenceError
    Nah, error tipe ini sering saya temukan. Error ini muncul ketika variable javascript lupa anda deklarasikan. Biasanya muncul ketika anda lupa variable javascript itu global atau private. Tanda-tandanya tuh terlihat “Uncaught ReferenceError: bla bla bla bla”.
  4. SyntaxError
    Error inipun banyak ditemukan saat kita lupa kode yang kita ketik itu tidak ada di javascript. Atau masalah lain seperti hal kecil yang lupa kita ketik yaitu titik koma “;” :D.
  5. TypeError
    Error ini muncul ketika suatu operasi / operator tidak sesuai dengan penyimpanan hasil suatu operasi. Error inipun muncul karena anda salah dalam menentukan tipe variable dari parameter suatu fungsi. Untuk mencegah error ini, biasanya teman mesti convert terlebih dahulu ke tipe tujuan hasil yang dimau. Misalnya karena variable berbentuk integer, hasil yang keluar berbentuk string. Maka anda harus mengubah string ke integer agar tidak terjadi error tipe ini.
  6. URIError
    Error ini muncul ketika teman salah dalam memasukan format dari URL saat menggunakan fungsi encodeURI() atau fungsi decodeURI().

Sampai disini, semoga artikel mengenal error pada javascript bisa bermanfaat. Nanti kita coba bahas gemana cara handle error dengan try n catch pada javascript.

2 comments

  1. permisi gan..

    ada link yg salah di paragraf ::

    “Sampai disini, semoga artikel mengenal error pada javascript bisa bermanfaat. Nanti kita coba bahas gemana cara handle error dengan try n catch pada javascript.”

    url-nya kelebihan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: