SSL tidak berjalan lancar di browser Samsung bawaan

Ngurus server lumayan nguras waktu dan tenaga. Belum lama ngurus setting SSL yang dibeli sama kantor untuk dipasang di server VPS. Karena kantor menggunakan DigitalOcean, saya lihat artikel DO untuk memasang SSL disana https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-install-an-ssl-certificate-from-a-commercial-certificate-authority.

Setelah dipasang dan setting alhamdulillah bisa. Belum lama dapat laporan, jika buka dengan browser bawaan Samsung, SSL tidak berjalan seperti biasa. Browser minta verifikasi seperti SSL nya tidak terbaca dengan baik.
Continue reading SSL tidak berjalan lancar di browser Samsung bawaan

502 Bad Gateway ada pengaruh dari Firewall

Sharing pengalaman lagi ngurus server lebih tepatnya ngurus firewall dan routing yang tidak bener di server. Berawal dari beberapa kasus dimana kok aplikasi mengeluarkan status code 502 Bad Gateway terus. Saya coba cek netstat baru keliatan bahwa port untuk aplikasi tidak terbuka.

Karena tidak terbuka tersebut, ya otomatis kita buka firewall port nya agar terbuka dan bisa digukanan oleh aplikasi. Setelah itu berhasil dan kelar. But any issue again..:(

Setting firewall untuk port terbuka ini ternyata tidak sekali setting langsung tersetting selamanya. Error code 502 Bad Gateway pun muncul kembali dengan waktu yang tak tentu. Setelah cari tahu dan tanya-tanay group. Ketemu caranya agar Firewall tidak menutup port tertentu secara sembarang. Install IPTables.

Setelah install iptables ini, firewall tidak sembarangan menutup port tertentu. Alhasil, error 502 Bad Gateway tersebutpun jarang muncul kembali.

Sekedar informasi, 502 Bad Gateway ini terjadi biasanya adalah antara settingan aplikasi dengan server tidak sesuai seperti settingan apache atau nginx yang tidak benar, atau versi php yang tidak sesuai dengan mesin server dll. Kadang settingan server dengan out server pun tidak nyambung seperti kasus firewall ini. Karena firewall ini adalah jembatan dari server ke dunia luar yang mengaksesnya.

Cloudflare-Nginx Error 403 Forbidden

Belum lama ini muncul error dari cloudflare-nginx dengan status code 403 Forbidden. Saya menggunakan cloudflare untuk caching dan dns management dari satu server yang saya kelola. Error ini muncul ketika saya menambahkan satu rule pada cloudflare dan mungkin bentrok dengan settingan virtualhost atau .htaccess pada server saya. Rule yang saya gunakan adalah untuk meredirect halaman dari non-secure (SSL) to secure (SSL) server.

Setelah browsing-browsing, alhasil ketemu penjelasan dari cloudflare seperti halaman ini [https://support.cloudflare.com/hc/en-us/articles/200169226-Why-am-I-getting-a-403-error-]

Saya coba remove settingan virtualhost dan .htaccess saya, alhamdulilah beres 🙂

Sekedar note aja, jika kita menggunakan rule cloudflare, hati-hati settingan kita di virtualhost dan .htaccess bentrok.

Apache dan PHP Tidak Nyambung

Belum lama ini saya 2 kali ketemu masalah ini, sepertinya antara Apache dan PHP tidak nyambung. Saya tidak begitu paham dengan konfigurasi devops server dan lainnya. Cuma kejadian ini seperti mistis. Ada yang salah ketik command atau sengaja ngerubah config?

Kejadian #1

Kejadian pertama, apache dan php seperti tidak nyambung. Ketika saya akses domain misalnya domain.id, itu mengeluarkan file php namun seperti tidak dieksekusi oleh si PHP. Path sudah benar, Virtualhost pun sudah nyatu, tapi kenapa PHP tidak meng-eksekusi file php seperti biasa, dia (PHP) seperti tidak nyambung dan mengeluarkan kode php yang benar-benar tidak di eksekusi.

Jadi misalnya di dalam file PHP tersebut saya tulis “echo ‘adiputra’;”, maka si apache mengeluarkan mentahan “echo ‘adiputra’;”. Seharusnya kan hanya “adiputra” saja. Dengan asumsi tersebut “PHP dan Apache tidak nyambung”, saya diketemukan dengan stackoverflow berikut:

https://askubuntu.com/questions/451708/php-script-not-executing-on-apache-server

Setelah coba-coba akhirnya nyambung juga.

Saya coba satu persatu jalankan command.

Install:

sudo apt-get install apache2 php7.0 libapache2-mod-php7.0

Kode ini mendownload libapache2-mod-php7.0. dan anehnya ini ke-download lho, kok bisa hilang ya? haduh..

Verify:

a2query -m php7.0

Kode ini seperti mengecek, apakah mod library apache sudah sesuai dengan apache dan php yang telah terinstall. Pada kondisi ini, kemarin saya lihat bahwa mod library sudah cocok.

Load:

sudo a2enmod php7.0

Ketika sudah cocok, kita paksa apache untuk mengaktifkan mod php7.0. Dan lagi-lagi ini berhasil, (aneh, padahal dulu-dulu gak seperti ini, jalan mulus seperti biasa)

Setelah itu saya restart apachenya, dan nyambung lagi.. (ebuset, kok pada ilang gini)

Kejadian #2

Kejadian kedua ini mirip-mirip kaya kejadian #1, lebih parah lagi karena apache bener-bener mati dan seperti tidak terinstall. Ketika ketik perintah “service apache2 start” keluar bacaan “apache2 service not found“. #ebuset apalagi ini

Setelah cek sites-available apachenya, lebih ngeri lagi, ini config virtualhost terhapus semua. #luarbiasaini

Anehnya folder proyek (www/html) tidak dihapus, masih ada aman.

Saya coba cek history command, takut ada yang sengaja remove apachenya. Saya cek ternyata history tidak keliatan, hanya beberapa command yang terlihat. Penasaran tidak ketemu siapa yang menghapus atau kenapa ini terhapus, akhirnya saya install fresh kembali apache2 nya karena ada tim lain yang sedang mengecek aplikasi.

Setelah berhasil install apache2, penyakit di kejadian #1 muncul. Gak konek lagi. Bedanya adalah mod php 7.0 masih ada, ini gak ke uninstall. Jadi tinggal verify aja lalu load mod php7.0 nya.

Setelah load mod php7.0, ada notif yang baru saya lihat.

“Apache is running a threaded MPM, but your PHP Module is not compiled to be threadsafe.  You need to recompile PHP.”

“Asik ketemu error lagi :)”,

gak enaknya ketemu error disaat orang lain sedang pakai atau cek. Apalagi jika klien atau atasan lagi cek juga.

Ilmu ask to google aja, copy error, dan tada..ada stackoverflow yang bantu:

https://askubuntu.com/questions/760787/php-rendered-as-text-after-ubuntu-16-04-upgrade

Baik kita coba jalankan satu-satu:

a2enmod php7.0

untuk menambahkan mod php7.0 ke apache.

Saya jalankan namun tidak berhasil. Lalu saya coba petunjuknya lagi.

The installation should switch from event MPM to prefork MPM automatically, but if it doesn’t, you can switch it manually by doing sudo a2dismod mpm_event followed by sudo a2enmod mpm_prefork

Baiklah, kita coba dan alhamdulillah berhasil.

Solving masalah kelar. Cuma keanehan kok bisa hilang apache dan config virtualhostnya masih jadi pertanyaan.

Membuat Virtualhost Apache untuk Laravel 5.1 di Ubuntu 14.04

Kebanyakan pemula ketika mencoba laravel akan mengalami kesulitan. Salah satunya adalah Laravel sudah berhasil terbuat namun ketika mengaksesnya kita harus menulis path folder “public”, “http://localhost/laravel/public”. Bagaimana agar kita tidak menyisipkan folder public? bagaimana kalau kita buat virtualhost di apache? yup berikut adalah caranya. Continue reading Membuat Virtualhost Apache untuk Laravel 5.1 di Ubuntu 14.04

Setting Mod_Deflate dan Mod_Header dengan .htaccess

Awalnya sih pas pakai google page speed. Ada satu anjuran dari google untuk setting mod_deflate pada website kita agar cepat. Setelah cari-cari di google ketemu juga. Kita bisa sisipkan kode dibawah pada .htaccess. Continue reading Setting Mod_Deflate dan Mod_Header dengan .htaccess