Hardisk terkena S.M.A.R.T Status Bad, Backup and Replace

Kemarin, 23 Agustus 2018 tepatnya setelah sehari dari Hari Idul Adha, pagi-pagi saya terima notif dari laptop Asus saya. S.M.A.R.T status bad, backup and replace. Status ini baru saya alami seumur-umur saya bekerja di IT. Penasaran saya google dan ketemu informasi mengenai apa itu S.M.A.R.T pada hardisk di situs Asus Indonesia [https://www.asus.com/id/support/FAQ/1010992/].

Inti dari notifikasi tersebut adalah salah satu fitur dari hardisk dimana hardisk bisa memberikan informasi mengenai hardisk itu sendiri tentang kesalahan atau bad sector yang terjadi di perangkat PC/Laptop. Notifikasi ini bisa dihilangkan melalui BIOS namun tidak direcomendasikan karena notifikasi ini sangat penting yang memberikan kita informasi bahwa harus segera ganti hardisk dan membackup data-data yang ada pada hardisk.

Hal awal yang saya lakukan ketika melihat notifikasi ini adalah menekan tombol F1 untuk melanjutkan. Tapi entah kenapa tidak bisa melanjutkan. Akhirnya saya matikan paksa laptop ini lalu menyalakan kembali. Kaget ketika masuk booting notif yang keluar adalah…

Hardisk malah tidak terbaca. Gawat kodingan yang belum masuk git hilang :((

Masih bisa masuk ke OS?

Setelah penasaran, saya matikan lagi lalu hidupkan ulang, muncul error seperti pertama kali muncul, lalu saya pencet F1 dan masuk ke OS saya, ubuntu 🙂

Setelah masuk ini, saya ambil beberapa flaskdisk untuk membackup data-data yang penting. Lalu sambil mengcopy data, saya searching apa ada solusi menangani hal ini. Mencari-cari tidak ketemu malah ketemu tool untuk melihat kondisi kesehatan hardisk. Terlihat di bawah ini.

 

Dan tool lain terlihat notifikasi

“DISK IS LIKELY TO FAIL SOON”.  Waduh beneran ini kayanya mesti diganti. Pagi itu jam 8-an saya sudah mulai persiapan untuk jalan mencari hardisk baru.

Ganti Hardisk ke SSD

Saya sudah ada rencana untuk mengganti hardisk laptop ini ke SSD beberapa bulan kebelakang mengingat kecepatan aplikasi development kini membutuhkan kecepatan dari RAM dan pembacaan Hardisk. Ada rencana untuk menjual laptop dan mengganti-nya dengan PC agar lebih tangguh namun belum dapet izin dari Ibu Negara 😀

Kenapa SSD?

SSD menjadi primadona kini untuk pengguna PC dan Laptop, karena dengan SSD pembacaan data kita lebih cepat. Hal itu juga sebanding lurus jika Memory RAM dan Processor cache kita besar. Saya bukan gamer, tapi untuk programmer semakin cepat tool dalam pengembangan program, akan semakin cepat juga deliver program yang dibuat. Selain itu ada beberapa faktor lain kenapa SSD lebih unggul dibanding Hardisk biasa. Bisa lihat di artikel ini [https://www.computerhope.com/issues/ch001396.htm]. Setelah membaca artikel tersebut, begitu banyak keunggulan SSD tidak membuat kita langsung membeli SSD, perlu merogok kantok dan teknik izin dengan alasan kuat ke Ibu Negara untuk approval-nya 😀

Harga SSD Mahal?

Bagi saya SSD mahal karena untuk mendapatkan uang membeli SSD saya perlu menabung terlebih dahulu *curhat. Btw Harga SSD tergantung kapasitas saat ini dan brand yang mengusungnya. Beberapa brand mungkin berbeda kisaran 100-500k IDR dengan feature yang sama namun ada feature yang hilang sehingga SSD satu brand terlihat lebih murah dibanding dengan brand lain.

Pagi itu tidak lain dan tidak bukan seperti biasa saya buka si tokped, searching dan ketemu gebetan untuk nanti mencari di Mangga 2 Mall.

Kenapa di Mangga 2 Mall?

Mangga 2 Mall setahu sepengalaman saya lebih terjangkau dari harga-harganya. Untuk pilihan macam-macam brand juga lebih banyak. Jadi jika muter-muter tidak cocok, bisa lari ke toko lain dengan pilihan brand lain. Di Bekasi ada Bekasi Town Square namun saya lihat harga masih terlalu jauh serta pilihan macam brand yang minim. Jadi buat saya mending sekalian cape jalan daripada ke BTS tapi tidak ketemu barang yang dimau. Terakhir saya beli barang di BTS itu harganya jauh sekali bisa 300-500k mereka pasang 🙁

Namun dari Bekasi ke Mangga 2 Mall itu memakan waktu 1,5 jam naik motor jika tidak macet. Untungnya saya jalan naik motor dari bekasi kisaran jam 9.30 sampai sana jam 11 kurang. Langsung ke tempat favorit membeli alat-alat komputer, Enter Komputer 😀

Kenapa EnterKomputer?

Enterkomputer toko komputer lengkap dan saya beberapa kali beli barang disana lumayan oke. Jarang sekali dapet masalah. Berbeda dengan pesaingnya Vira*ndo yang beberapa kali saya kesana dapet barang yang kurang oke. Tapi ada juga sih beberapa yang oke dari segi harga dan mutu barang. Btw beli laptop ini di Vira*ndo, dan sehari dipakai sudah ada garis horizontal putih di laptop, sedih :((

Selain dari kepuasan itu, teknisi EnterKomputer juga nyaman, rapih karena ada ruangan khusus untuk teknisi. Satu hal penting lagi, CS nya punya tempat duduk yang enak buat pembeli. Antrian-nya jelas dan pickup barangpun sudah tersystem mereka. Jika barang sudah diambil dari bawah dan ready to pickup, mereka akan mengirim email (*walaupun telat sih sebenernya). Tapi jelas ada status pickup barang-nya. Lebih rapih ya..

Tipe SSD yang cocok untuk laptop

Sampai di Enterkomputer, ketemu CS dan CS bilang bapak mesti ke teknisi dulu untuk mengecek SSD yang support untuk laptop bapak. Karena CS bilang ada yang memakai SATA ada yang M2.

Saya langsung ke teknisi, ngobrol mau ganti SSD dan teknisi mengarahkan kalau ini pakai SATA pak laptopnya. Dan kami tidak bisa bongkar karena ini harus bongkar atas dan bawah laptop. Teknisi itupun mengarahkan saya ke toko diluar EnterKomputer jasa untuk memasang SSD.

Jasa Pemasangan SSD yang mahal

Setelah ketemu sama toko (diluar enterkomputer) yang bisa bantu untuk mengganti SSD, ngobrol dan mereka bilang biaya 250k IDR. Sudah termasuk biaya maintenance laptop dalam artian laptop dibersihkan dan ditambahkan gel untuk pendingin processors. Mereka bilang sekalian bersihkan laptop pak, jadi biaya kisaran segitu.

Biar gak kelamaan dan cari-cari jasa toko lain, saya meng-iyakan biaya tersebut. Saya bilang oke deal pak, tolong bongkar ya biar hari ini selesai, saya beli SSD-nya di sebelah dulu (EnterKomputer). Jasa pemasangan jika dilakukan di Asus Center mungkin makan waktu lebih dari 1 hari. Dan tidak bisa ditunggu.

Pemilihan SSD di EnterKomputer

Balik ke CS Enterkomputer, saya bilang SATA mba, tolong carikan yang SSD SATA ya, yang kapasitas 240GB saja. Dan CS itupun menunjukan beberapa brand yang tersedia dengan harga dan spesifikasinya. Saya dari Bekasi sudah mengincar VGen karena lebih murah dan garansi 3 tahun ganti baru. Namun CS bilang pakai GEIL Zenith saja pak, biaya lebih murah dikit dan kecepatan baca dan tulis hampir sama sebesar max 550mb/s for Read dan max 510mb/s for reading. Berbeda dengan Vgen yang lebih mahal dikit serta kecepatan Read yang dibawah 500mb/s.

Alhasil saya beli yang brand GEIL Zenith R3. Untuk Samsung dan lainnya belum saya lihat spesifikasinya, lagi pula sepertinya budget tidak akan lolos dengan pertimbangan oleh Ibu Negara :D. Btw, harganya 920k untuk GEIL Zenith R3 ini.

Proses Pemasangan SSD

Setelah menunggu kurang dari 15 menit, SSD saya sudah ada di pickup center EnterKomputer. Saya ambil dan saya bawa untuk segera dipasang di Toko sebelah. Setelah itu ada kisaran 30 menit menunggu, SSD saya sudah tertanam di Laptop. Teknisi toko tersebut menunjukan bahwa ini sudah masuk SSD-nya melalui BIOS. Saya lihat dan mengeluarkan biaya sesuai deal lalu segera mencari mushola untuk dzuhur sebelum pulang kembali ke Bekasi. Saat itu ingat pulang dari mall tersebut itu jam 1 kurang. Sampai di Bekasi jam 2.15an.

Indikator lampu LED charger tidak menyala

Sampai di Rumah, saya langsung membuka laptop tersebut karena kerjaan menunggu untuk diselesaikan. Saya colok dengan charger namun aneh lampu indikator tidak menyala dan saya menyalakan laptop, lampu indikator bahwa laptop menyala-pun tidak menyala, tapi bisa masuk ke BIOS.

Saya pikir yang penting masuk ke BIOS dulu deh, colok flashdisk yang berisi installan ubuntu melalui flashdisk namun tidak lama setelah proses install laptop mati. Saya coba berkali-kali untuk menyalakan laptop, namun tetap mati dijalan dan keyboard terasa panas lalu dibawah laptop pun terasa panas sekali.

Saya telp teknisi, dan mereka bilang bawa kesini lagi aja pak. Saya berpikir, waduh cape bgt dijalan nih. Tapi saya perlu laptop ini.

Gak ada solusi, saya butuh untuk bekerja juga, akhirnya saya kembali lagi ke mangga dua mall kisaran jam 3 sore kurang. Sampai disana kembali jam 4 sore lebih dikit. Saya kembalikan lalu teknisi bilang mohon maaf pak ini sepertinya fan cable-nya belum dipasang jadi panas dan beberapa indikator lamp tidak menyala.

“Gubrak!!! Gelo!!” dalem hati saya. Untung processor tidak kebakar. Saya tahan cape dan marah. Saya duduk dan minum air aqua yang dibawa sama istri.

Teknisinya bilang “sudah di rumah ya pak, rumahnya dimana pak?”

Saya jawab, “Bekasi mas..”

Teknisinya telen ludah sambil bilang “maaf ya pak..kita bongkar lagi ya”

“Iya mas..” jawab saya sambil pasrah.

Membeli Cashing Untuk Hardisk Internal agar Menjadi External Hardisk

Sambil menunggu laptop diperbaiki kembali, saya cari informasi di internet agar hardisk internal menjadi external. Beberapa menyarankan untuk membeli cashing untuk membuat hardisk internal terbaca menjadi hardisk external dengan USB. Saya search harga di tokped, kisaran harga 35k-200k. Saya kembali ke Enterkomputer untuk membelinya, dapet Orico cashing dan setelah laptop saya berhasil diperbaiki, saya coba dulu testing semuanya. Berikut testing cashing yang dibeli juga sambil memegang bawah laptop panas lagi atau tidak.

Setelah dirasa semua oke, saya hanya bilang makasih ke teknisi tanpa memberikan duit lagi. Lalu segera ke mushola untuk sholat ashar. Sambil sholat ashar kebayang ketemu macetnya jam pulang kerja jakarta yang warbiasah :D..just do it. Udah emang begitu jalannya. Ambil positifnya aja.

Saran Dan Kesimpulan

  • Kalo beli SSD baiknya baca-baca dulu spesifikasi dan terutama harga. Cek di tokped atau BL. Biar gak dibohongin harga di Toko fisik.
  • Kenapa tidak beli online? karena saya belum pernah bongkar Laptop. Alat untuk bongkar juga tidak ada. Nah untuk yang sama seperti saya, baiknya jangan beli online. Datengin aja tokonya untuk sekalian pasang.
  • Kalo ditempat-tempat service itu baiknya tanya-tanya aja terus. Tanya garansi, tanya Kenapa gitu, kenapa ono, kok gitu, sarannya gmn ya dan segudang pertanyaan lainnya. Mumpung dia (teknisi) lagi baik sama kita karena kita deal pake jasa mereka 🙂
  • Jika barang yang diservice teknisi sudah selesai, jangan pernah langsung dibawa pulang. Langsung di test di tempat. Jangan buru-buru, nyantai aja lihat kondisi yang terjadi jika dipakai 10-30 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: